BATANG — SorotXpost.com | Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Batang kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini melalui program “Dikmas Lantas Polisi Sahabat Anak”. Kegiatan ini menyasar anak-anak didik di TK Kemala Bhayangkari 21 Brimob dengan pendekatan edukatif dan menyenangkan.
Dipimpin oleh Kasatlantas Polres Batang, kegiatan tersebut menghadirkan personel polisi yang berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui metode belajar sambil bermain. Para siswa dikenalkan pada dasar-dasar keselamatan berlalu lintas, seperti pentingnya memakai helm, mengenal rambu-rambu, serta perilaku aman di jalan.
Dalam suasana yang interaktif, anak-anak tampak antusias mengikuti materi yang disampaikan. Selain penyampaian teori sederhana, petugas juga menggunakan alat peraga dan simulasi agar pesan yang diberikan lebih mudah dipahami oleh peserta didik.
Kasatlantas Polres Batang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di masa mendatang. “Edukasi sejak usia dini sangat penting agar anak-anak memiliki kesadaran dan disiplin berlalu lintas ketika mereka dewasa nanti,” ujarnya.
Selain itu, program Polisi Sahabat Anak juga bertujuan membangun kedekatan emosional antara polisi dan masyarakat, khususnya anak-anak. Dengan pendekatan humanis, diharapkan citra polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat semakin melekat di benak generasi muda.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap edukasi serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan. Menurut guru pendamping, metode pembelajaran yang interaktif membuat anak-anak lebih cepat memahami materi yang diberikan.
Satlantas Polres Batang juga mengimbau kepada para orang tua untuk turut berperan aktif dalam menanamkan disiplin berlalu lintas kepada anak-anak di lingkungan keluarga. Edukasi yang dimulai dari rumah dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan generasi yang sadar hukum dan keselamatan di jalan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran tertib berlalu lintas dapat tumbuh sejak dini, sehingga mampu menciptakan budaya berkendara yang aman dan berkeselamatan di masa depan.
(Ravi Adianka)

Posting Komentar